Jumat, 17 Juni 2011

HERCULE POIROT

HERCULE POIROT (BELGIA)

Hercule Poirot adalah seorang tokoh fiksi yang merupakan tokoh utama yang berprofesi detektif dalam novel-novel karangan Agatha Christie dan muncul dalam lebih dari 30 bukunya. Karakter ini lahir di Belgia, dan pernah bekerja sebagai tentara di sana, tetapi kemudian pindah ke Inggris setelah Perang Dunia I dan memulai karirnya sebagai detektif swasta.

Poirot dikenali dari perawakannya yang kecil, kepalanya yang berbentuk telur, kumisnya yang tegas dan berminyak, kebiasaan dandannya yang necis, obsesinya akan kerapian dan keteraturan, dan ejekannya terhadap metode detektif yang seringkali harus merangkak mencari-cari petunjuk (ini merupakan semacam sindiran terhadap Sherlock Holmes, detektif ciptaan Sir Arthur Conan Doyle). Dia lebih suka menyelidiki aspek psikologis dari sebuah kejahatan, dan sesekali bertaruh dengan sahabatnya, Arthur Hastings, bahwa dia dapat memecahkan sebuah kasus dengan hanya duduk di kursi malas, dan menggunakan "sel-sel kecil kelabu"nya.

Seperti juga detektif-detektif besar di fiksi misteri lainnya, (termasuk Miss Marple, dan Sherlock Holmes), Poirot tidak menikah.

Alamat fiksinya (dari kartu namanya) adalah:

Hercule Poirot
56B Whitehaven Mansions, Sandhurst Square
London W1, Inggris.



Sumber : Kaskus

Baca Selengkapnya...

Rabu, 15 Juni 2011

LUPA, JESSICA LAGI MANDI

"KETIKA ANDA MENCARI SESUATU, ANDA BERULANG KALI MENCARINYA DITEMPAT YANG SAMA."

Kita semua pasti pernah mengalami kejadian tersebut. Kita baru saja memeriksa tempat kita meninggalkan sebuah buku yang sampulnya Jessica Alba lagi mandi, dan kita tahu buku itu tidak ada disana, tapi kita masih saja memeriksa ke tempat itu. Dan buku itu tetap tidak ada disana. Lalu kita bersikukuh memeriksanya lagi. Mengapa kita tetap mencari ditempat yang sama? Karena pada pencarian ketiga belas, buku itu ada disana!

Misteri benda yang tak terlihat telah menjadi teka teki selama berabad-abad. Duaribu tahun sebelumnya archimedes memberikan jawaban berdasarkan wawasan ilmu pada masanya. Teorinya adalah bahwa penglihatan lebih merupakan proses aktif daripada pasif. Alih-alih membiarkan cahaya masuk kedalam mata, penglihatan justru memancarkan cahaya keluar, seperti lampu sorot yang menyinari daerah pencarian. Jika cahaya pencari diarahkan kesudut yang salah, mereka tidak akan menemukan obyek yang dicari.

Sekarang kebenaran telah terungkap. Ketika kita mencari buku yang dimaksud, kita tidak melihatnya dengan benar karena kita mengambil jalan pintas; kita melewatkan ingatan-ingatan dalam korteks dan segera menuju sebuah citra yang sedang kita cari. Dengan demikian kita berulangkali memindai ruangan dan mencari benda yang serupa dengan citra yang ada dalam pikiran kita. Sebuah jalan pintas yang bagus.

Masalah muncul ketika kita terburu-buru. Dengan harapan cepat menemukan buku itu, kita memindai daerah yang lebih sempit-mungkin dengan memusatkan perhatian pada sampul buku Jessica Alba lagi mandi-dan tidak melihat rincian lain. Penyempitan daerah pencarian itu menjadi masalah karena jika buku ditinggalkan dalam keadaan terbalik dan wajah tukul yang terlihat, kita tidak akan pernah menemukan citra yang serupa.

Solusinya cukup mudah; pergi ke dapur dan buatlah secangkir kopi susu panas tanpa gula. Minumlah perlahan jangan buru-buru diminum ketika masih panas, bibir yang memble bisa tambah memble. Rileks kan pikiran kita, santai kan saja tubuh kita. Ketika pikiran tertuju pada foto Mpok Atik yang menempel di dinding kamar mandi, ia secara otomatis memperluas daerah pencariannya. Setelah menikmati minuman, alih-alih mencari sampul Jessica Alba lagi mandi, kita akan mencari citra “buku” apapun. Kecocokan citra dengan benda yang dicari akan muncul seketika, dan kita bertanya-tanya mengapa kita hanya melihat wajah Mpok atik dari tadi. 




Sampul Buku
Jessica Alba Lagi Mandi



Baca Selengkapnya...

Senin, 13 Juni 2011

NESLO NAI PENG

 pram and kerry key
with neslo nai peng and roti canai

Baru pulang ngopi. Bis kondangan teman, lanjut ngopi @bilkas gusher cuz semingguan ini ga ada nongkrong ngopi-ngopi. Tapi kali ini nongkrongnya ga bareng bnyot, donny, prie, tambi...genk kepala kopi yang biasanya. Yang tetap ikut, ga boleh ga diajak cuma kerry key aj, ga diajak bacok katanya...hahaha. kali ini nongkrongnya bareng golongan tua dan golongan bermuka tua.

Nyobain menu wajibnya don bro dan kerry key @bilkas gusher, yaitu neslo nai peng...ternyata enak juga. Kalo belum tau neslo nai peng tuh milo dicampur nescafe dan susu trus pakein es, lumayan bikin ngantuk...hahaha. menu wajib saia kopi hitam or kopi susu panas dengan sangat terpaksa malam ini tidak dihidangkan cuz pengaruh dari hawa jahat neslo nai peng. Para golongan tua dan para golongan bermuka tua yang memang bukan kepala kopi ikut-ikutan minta dipengaruhi hawa jahat neslo nai peng. Jadilah menu pesanannya 5 neslo nai peng, 1 teh tarik nai peng..(benar-benar bukan kepala kopi ni orang), dan 3 roti canai beserta 2 ayam kari dan 1 kambing kari..(buszed...bis makan dikondangan masih makan roti canai juga).

Sedotan pertama dari neslo nai peng rasa milo-nya langsung nendang ditenggorokan, rasa nescafe yang agak-agak pahit diselingi rasa manis dari susu kental manis melekat dilidah, sedangkan sensasi dingin es-nya sedikit bisa mengusir hawa panas. Membuat ingin kembali melakukan sedotan-sedotan berikutnya hingga sedotan terakhir...(hahaha..sok ala chef farah quinn. Hmm...bisa ikutan reality master chef ni, jadi jurik-nya...hahahaha).

Kepada genk kepala kopi sekalian. Maaf, malam ini bukan malam kita. Mari kita ngopi dimalam-malam berikutnya.

 
Tribute to genk kepala kopi sekalian :
Kerry key, edbnyot, donny bro, priean tralala-trilili, tambi si sigit.

Baca Selengkapnya...